Palang Merah Indonesia mempertimbangkan pemberian bantuan medis untuk Iran
Liga335 daftar – Palang Merah Indonesia Pertimbangkan Bantuan Medis untuk Iran
Palang Merah Indonesia sedang mempertimbangkan untuk mengirimkan bantuan medis ke Iran menyusul permintaan dari Teheran, seiring meningkatnya kekhawatiran atas keterbatasan kapasitas layanan kesehatan di tengah ketegangan yang sedang berlangsung. Ketua Jusuf Kalla mengatakan permintaan tersebut disampaikan oleh Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, dalam sebuah pertemuan di kantor pusat organisasi tersebut di Jakarta Selatan pada hari Rabu. “Situasi saat ini di Iran membutuhkan dukungan medis, terutama karena keterbatasan fasilitas rumah sakit dan pasokan obat-obatan,” kata Kalla, sambil menambahkan bahwa bantuan akan disalurkan melalui jaringan kemanusiaan internasional, bukan secara langsung oleh pemerintah.
Ia mengatakan bantuan akan didistribusikan melalui jaringan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah di negara-negara tetangga, termasuk Turki, sebelum diserahkan kepada masyarakat yang terdampak di Iran. Kalla menambahkan bahwa rute pengiriman potensial meliputi Pakistan atau Turki untuk membantu mempercepat proses distribusi. Namun, ia mencatat bahwa efisiensi biaya tetap menjadi pertimbangan utama dalam menentukan bagaimana bantuan tersebut akan disalurkan.
Pengiriman obat-obatan dari Indonesia bisa jadi lebih mahal daripada membelinya di tempat yang lebih dekat dengan lokasi tujuan, katanya. “Lebih baik membeli obat-obatan di negara-negara tetangga. Berdasarkan pengalaman kami, harga di Pakistan bisa sekitar setengah dari harga di Indonesia,” kata Kalla.
Palang Merah Indonesia (PMI) saat ini sedang menilai skala bantuan yang dibutuhkan, termasuk jenis obat-obatan dan peralatan medis yang diperlukan.Koordinasi lebih lanjut juga sedang dilakukan dengan Kementerian Kesehatan untuk menangani aspek teknis penyaluran bantuan. Kalla mengatakan inisiatif ini mencerminkan komitmen kemanusiaan Indonesia yang lebih luas dalam mendukung negara-negara yang menghadapi tantangan kesehatan melalui mekanisme internasional yang telah ada.
Ia menambahkan bahwa organisasi tersebut akan memastikan bahwa setiap bantuan disalurkan secara efisien dan sampai kepada mereka yang paling membutuhkan. Rencana ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran, yang telah menimbulkan kekhawatiran terkait akses terhadap layanan kesehatan yang mendasar. Sebelumnya, Kalla menyampaikan keprihatinannya atas aksi militer terbaru yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.
“Hal ini mencerminkan keprihatinan kami terhadap situasi tersebut dan tingkat keparahan tindakan yang ditujukan kepada Iran,” katanya pada 1 Maret. Indonesia memiliki sejarah panjang dalam memberikan bantuan kemanusiaan melalui jalur multilateral, terutama pada masa krisis.