Indonesia Memikat Lebih dari 18 Investor Besar AS Terkait Strategi Fiskal
Liga335 – Menteri Keuangan Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, mendapat sambutan positif dari 18 investor besar AS, termasuk Goldman Sachs dan Fidelity Investments. Para investor mengapresiasi strategi Indonesia dalam mengejar pertumbuhan tanpa mengorbankan disiplin fiskal.
Poin-Poin Utama
Purbaya bertemu dengan 18 investor besar AS dan meyakinkan mereka akan kredibilitas strategi fiskal Indonesia
IMF menyebut Indonesia sebagai salah satu “cahaya” bagi perekonomian global dengan defisit di bawah 3% dari PDB
Bank Indonesia menegaskan bahwa investor global menghargai kebijakan makroekonomi negara yang konsisten
Para investor awalnya mempertanyakan bagaimana Indonesia dapat mencapai pertumbuhan yang cepat sambil tetap mengendalikan angka-angka fiskal. Purbaya memaparkan strategi kebijakan fiskal yang komprehensif selama pertemuan di New York dan Washington DC.
“Kami menjelaskannya dengan jelas sehingga mereka dapat menerima bahwa Indonesia menciptakan pertumbuhan tanpa mengorbankan kehati-hatian fiskal,” kata Purbaya kepada Kompas pada Rabu (15 April).
Kebingungan di kalangan investor global bermula dari In Pendekatan Indonesia berbeda dari kebanyakan negara lain.
IMF Menilai Indonesia sebagai “Cahaya” bagi Perekonomian Global
Direktur Eksekutif IMF Kristalina Georgieva menggambarkan Indonesia sebagai salah satu “cahaya” bagi perekonomian global. Penilaian ini didasarkan pada kemampuan Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi dengan defisit yang tetap di bawah 3% dari PDB.
Purbaya menekankan bahwa Indonesia tidak memerlukan dukungan khusus dari IMF mengingat posisi fiskal yang relatif kuat. “IMF memiliki fasilitas bagi negara-negara yang membutuhkan bantuan dan Indonesia tidak termasuk di antaranya karena kondisi kami cukup baik,” katanya.
Bank Indonesia Mengonfirmasi Pengakuan Global
Direktur Komunikasi Bank Indonesia Anton Pitono menyatakan bahwa IMF dan investor global menghargai konsistensi Indonesia. “Sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter yang kokoh merupakan kunci kepercayaan investor,” katanya kepada Liputan6.
Purbaya menambahkan bahwa pemerintah telah menyesuaikan kebijakan sejak tahun lalu untuk meredam guncangan eksternal.
Permintaan domestik dan infrastruktur sp .tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan di tengah tekanan global.