Indonesia dan Australia hampir menandatangani perjanjian pertahanan baru.

Indonesia dan Australia hampir menandatangani perjanjian pertahanan baru.

Indonesia dan Australia hampir menandatangani perjanjian pertahanan baru.

Liga335 – Tambahkan sebagai sumber favorit Anda untuk melihat lebih banyak cerita kami di Google. Tambahkan di Google Tambahkan sebagai sumber favorit Anda untuk melihat lebih banyak cerita kami di Google. Bagikan MELBOURNE, Australia (AP) — Pemimpin Indonesia dan Australia mengatakan pada Rabu bahwa mereka hampir menandatangani perjanjian pertahanan bilateral baru.

Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengumumkan perjanjian tersebut selama kunjungan kenegaraan pertama pemimpin Indonesia ke Australia. Albanese mengatakan ia berharap dapat menandatangani perjanjian yang telah diselesaikan selama kunjungannya ke Indonesia pada Januari.
“Pemerintah Australia dan Indonesia baru saja menyelesaikan negosiasi secara substansial mengenai perjanjian bilateral baru tentang keamanan bersama kami,” kata Albanese kepada wartawan dalam pernyataan bersama Prabowo di Sydney.

“Perjanjian ini akan mengikat Australia dan Indonesia untuk berkonsultasi secara teratur di tingkat pemimpin dan menteri mengenai masalah keamanan, mengidentifikasi dan melaksanakan kegiatan keamanan yang saling menguntungkan, serta jika salah satu atau kedua negara mengalami ancaman keamanan, “Jika ancaman muncul, kita perlu berkonsultasi dan mempertimbangkan langkah-langkah apa yang dapat diambil, baik secara individu maupun bersama-sama, untuk menangani ancaman tersebut,” tambah Albanese. Prabowo mengatakan: “Kami, menurut saya, telah menandatangani perjanjian penting, perjanjian penting antara Australia dan Indonesia.” “Tetangga yang baik akan saling membantu saat menghadapi kesulitan, dan dalam budaya Indonesia, ada pepatah bahwa saat menghadapi darurat, tetangga lah yang akan membantu kita,” kata Prabowo.