Freeport Indonesia Menargetkan Produksi Hampir Penuh pada Akhir 2026 Pasca Longsor

Freeport Indonesia Menargetkan Produksi Hampir Penuh pada Akhir 2026 Pasca Longsor

Freeport Indonesia Menargetkan Produksi Hampir Penuh pada Akhir 2026 Pasca Longsor

Liga335 – TEMPO.CO, Jakarta – PT Freeport Indonesia (PTFI) menyatakan bahwa tingkat produksi pertambangan pasca insiden longsor di kawasan pertambangan bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) pada 8 September 2025 telah mencapai sekitar 40-50 persen. Freeport Indonesia menargetkan untuk kembali beroperasi mendekati 100 persen pada akhir 2026 dan mencapai kapasitas produksi penuh pada kuartal awal 2027.

Direktur Utama PTFI Tony Wenas menekankan bahwa PTFI terus memperkuat aspek keselamatan dalam pemulihan operasi pertambangan bawah tanah, serta menambah personel keamanan di kawasan Grasberg untuk memastikan produksi yang aman dan berkelanjutan. “Kami berkomitmen untuk menghadirkan produksi yang aman, terjamin, dan berkelanjutan, sehingga manfaat maksimal dapat terus dirasakan oleh bangsa, negara, dan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Kami akan terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat hingga selesainya operasi pertambangan,” kata Tony dalam pernyataan resmi yang diterima di Malang, Jawa Timur.

, pada Rabu, 8 April 2026, sebagaimana dilaporkan oleh Antara. Sepanjang tahun 2025, PTFI menyumbang sekitar Rp70 triliun bagi negara dalam bentuk pajak, royalti, dividen, dan pendapatan lainnya. PTFI juga tetap berkomitmen untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui berbagai program investasi sosial.

Pada tahun 2025, kata Tony, nilai investasi sosial PTFI mencapai hampir Rp2 triliun dan akan terus meningkat sekitar 100 juta dolar AS atau setara dengan Rp1,5 triliun per tahun hingga selesainya operasi penambangan. Komitmen ini sejalan dengan kontribusi perusahaan dalam menciptakan lapangan kerja, dengan lebih dari 30 ribu karyawan, di mana sekitar 40 persen di antaranya adalah penduduk asli Papua. Freeport Indonesia memperingati ulang tahun ke-59 dengan mengenang sembilan karyawan yang meninggal dunia dalam insiden yang terjadi sepanjang tahun lalu.

Sebagai bagian dari kegiatan peringatan, manajemen PTFI memberikan penghormatan kepada tujuh karyawan yang meninggal akibat material basah insiden longsor di kawasan pertambangan bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) pada 8 September 2025, serta dua karyawan yang meninggal dunia akibat dua insiden penembakan pada Februari dan Maret 2026. “Kami berharap tidak akan ada lagi insiden serupa di masa mendatang, baik longsor maupun penembakan, serta kejadian lain yang dapat membahayakan keselamatan,” kata Tony.