Dongkrak Likuiditas Saham, CUAN Gelar Stock Split 15 Juli 2025

Jakarta – PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), emiten holding tambang batu bara yang sedang naik daun, resmi mengumumkan pelaksanaan INITOGEL pemecahan saham atau stock split dengan rasio 1:10. Artinya, setiap 1 saham lama akan dipecah menjadi 10 saham baru.

Dikutip dari keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (1213/7/2025), keputusan ini telah mendapat restu dari para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 30 Juni 2025, dan ditetapkan dalam Akta Notaris yang telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM.

Sebelum pemecahan, jumlah saham CUAN yang beredar sebanyak 11,24 miliar dengan nilai nominal Rp 200 per saham. Setelah stock split, jumlah saham akan melonjak menjadi 112,42 miliar dengan nilai nominal baru sebesar Rp 20 per saham.

CUAN juga telah mendapatkan persetujuan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mencatatkan saham tambahan hasil stock split tersebut. BEI mengumumkan pencatatan saham baru akan efektif mulai 15 Juli 2025 di pasar reguler dan negosiasi, sedangkan di pasar tunai mulai 17 Juli 2025.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas saham CUAN di pasar dan menjangkau lebih banyak investor ritel yang selama ini menantikan aksi korporasi tersebut.

Bagi investor yang memegang saham melalui Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), distribusi saham baru akan dilakukan otomatis berdasarkan saldo per 14 Juli 2025. Sementara bagi pemegang saham warkat, dapat menukarkan surat kolektif saham mulai 17 Juli 2025 melalui Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom.

Tujuan Stock Split

Terjebak di Zona Merah, IHSG Ditutup Naik 3,34 Poin

Pekerja bercengkerama di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). IHSG ditutup naik 3,34 poin atau 0,05 persen ke 5.841,46.

Sebelumnya, manajemen menjelaskan, langkah ini bertujuan membuat harga saham CUAN lebih terjangkau bagi investor ritel. Dengan harga yang lebih rendah secara nominal, diharapkan basis investor akan semakin luas dan beragam, serta meningkatkan daya tarik CUAN di pasar.

“Pemecahan nilai nominal saham akan membuat harga saham menjadi lebih terjangkau bagi investor, dengan demikian akan meningkatkan jumlah investor yang dapat melakukan transaksi atas saham Perseroan,” ujar manajemen dalam dokumen resmi pada 8 Juni 2025.

Selain memperluas basis investor, Petrindo berharap aksi korporasi ini dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham. Dengan jumlah saham beredar yang lebih banyak, aktivitas jual beli saham CUAN di bursa diproyeksikan akan lebih aktif, memberi keuntungan jangka panjang bagi perseroan dan pemegang saham.

Perseroan juga melihat stock split ini sebagai pijakan awal untuk mendukung rencana ekspansi bisnis di masa mendatang. Basis pemodal yang kuat dan terdiversifikasi dinilai penting dalam menunjang stabilitas dan pertumbuhan korporasi secara berkelanjutan.

“Likuiditas perdagangan saham Perseroan akan meningkat dan perdagangan saham di Bursa Efek akan lebih aktif,” jelas manajemen Petrindo.

Tentang CUAN
PT Petrindo Jaya Kreasi merupakan perusahaan induk yang menjalankan kegiatan usaha pertambangan energi melalui entitas anak perusahaan, dan merupakan perusahaan afiliasi dari PT Barito Pacific Tbk. Perseroan memiliki dua konsesi tambang batu bara di Kalimantan yang dikelola oleh entitas anak perusahaan.

Petrindo Jaya Kreasi sudah melakukan sejumlah tahapan strategis yang menjadi bagian penting untuk mendukung kinerja bisnis saat ini dan ke depan. Diantaranya dengan memiliki beberapa anak perusahaan yang sejalan dengan lini bisnis Perseroan, yakni di bidang pengelolaan usaha pertambangan mineral dan energi.

Petrindo Jaya Kreasi merupakan pemilik konsesi tambang batu bara di wilayah Kalimantan melalui entitas anak perusahaan yaitu:

  • PT Tamtama Perkasa (tambang batu bara termal, Kalimantan Tengah)
  • PT Bara Internasional (tambang batu bara termal, Kalimantan tengah)
  • PT Multi Tambangjaya Utama (tambang batu bara termal dan batu bara metalurgi, Kalimantan tengah)
  • PT Daya Bumindo Karunia (tambang batu bara metalurgi, Kalimantan tengah).

Total luas wilayah pertambangan batubara Kami mencapai 64,300 hektare.

Sumber : Meetdoctor88.id