BYD telah memulai produksi percobaan di Thailand, dan berencana membangun pabrik di Indonesia
Taruhan bola – Hari ini, seorang sumber internal asal Tiongkok dengan nama panggilan “源之头2018” melaporkan bahwa BYD telah memulai uji coba produksi di pabrik Thailand. Menurut sumbernya, produksi massal akan dimulai di sana bulan depan. Pabrik di Thailand tersebut direncanakan memiliki kapasitas produksi sebesar 150.
000 unit mobil per tahun. Pada April 2024, BYD juga akan memulai pembangunan pabrik perakitan di Indonesia. BYD memulai pembangunan pabrik di Thailand pada 10 Maret, menandai momen ini dengan upacara peletakan batu pertama.
Menurut pejabat merek tersebut, pabrik ini akan mempercepat penjualan BYD di pasar Asia-Pasifik. Pabrik ini menempati area seluas 960.000 meter persegi dan memiliki volume produksi tahunan sebesar 150.
000 unit kendaraan. Produksi percobaan BYD di Thailand Hari ini, seorang sumber dari dalam industri otomotif Tiongkok membagikan foto dari pabrik BYD di Thailand. Foto ini memperlihatkan Body in White (BIW) dari BYD Atto 3 (Yuan Plus) dengan beberapa komponen yang telah terpasang.
Mobil tersebut berada di jalur produksi, dikelilingi oleh para pekerja. Mobil dalam foto tersebut memiliki setir di sebelah kanan. Jelas t BYD telah memulai produksi percobaan BYD Atto 3 di Thailand.
Menurut sumber internal dari Tiongkok, peluncuran produksi massal dijadwalkan pada bulan April tahun ini. Pada tahun 2023, BYD menjual lebih dari 30.000 unit mobil di Thailand.
Dimulainya produksi massal ini akan memungkinkan BYD untuk mempercepat ekspansi di Thailand dan pasar Asia-Pasifik. Atto 3 merupakan salah satu motor penggerak BYD di pasar internasional. Mobil ini adalah SUV kompak dengan dimensi 4455/1875/1615 mm dan jarak sumbu roda 2720 mm.
Sistem powertrain-nya terdiri dari motor listrik berdaya 150 kW dan dua opsi baterai LFP: 49,9 kWh dan 60,5 kWh. Jarak tempuh NEDC-nya mencapai 410–480 km. Di Thailand, Atto 3 ditawarkan dengan harga mulai dari 899.
900 baht (25.000 USD). Pabrik BYD di Indonesia Kemarin, Menteri Investasi Indonesia, Bahlil Lahadalia, mengatakan bahwa pemerintah berencana memulai pembangunan pabrik BYD lokal pada April 2024.
Investasi BYD dalam proyek ini mencapai 1,3 miliar USD. Seperti pabrik di Thailand, pabrik di Indonesia akan memiliki kapasitas produksi kota dengan kapasitas hingga 150.000 mobil.
Tiga model akan dirakit di sini: Dolphin, Atto 3, dan Seal. Saat ini, BYD menjual tiga model dengan bebas bea impor di Indonesia: Dolphin, Atto 3, dan Seal. Sebelumnya, Eagle Zhao, Presiden BYD Indonesia, menyebutkan bahwa fasilitas manufaktur merupakan salah satu rencana merek asal Tiongkok tersebut untuk memasarkan produknya.
Tujuan lokal BYD adalah untuk sepenuhnya memasuki industri otomotif di Indonesia.