Delapan Orang Tewas Akibat Kecelakaan Helikopter di Kalimantan Barat, Indonesia

Delapan Orang Tewas Akibat Kecelakaan Helikopter di Kalimantan Barat, Indonesia

Delapan Orang Tewas Akibat Kecelakaan Helikopter di Kalimantan Barat, Indonesia

Liga335 – Delapan orang dipastikan tewas setelah sebuah helikopter jatuh di kawasan hutan terpencil di Kalimantan Barat, kata pihak berwenang, sementara tim pencarian dan penyelamatan berjuang melawan medan yang sulit untuk mencapai lokasi dan mengevakuasi jenazah serta puing-puing. Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), helikopter Airbus H130 itu kehilangan kontak pada Kamis pagi, hanya lima menit setelah lepas landas dari sebuah perkebunan di Melawi. Pesawat tersebut dioperasikan oleh Matthew Air Nusantara.

Kepala badan penyelamatan, Mohammad Syafii, mengatakan helikopter tersebut hilang di daerah hutan lebat yang ditandai dengan medan curam dan berbukit, yang sangat mempersulit operasi penyelamatan. “Lokasi kecelakaan atau hilangnya kontak berada di kawasan hutan lebat dengan medan berbukit yang curam,” kata Syafii, sambil mencatat bahwa puing-puing yang diyakini sebagai bagian dari ekor helikopter telah ditemukan sekitar tiga kilometer dari titik kontak terakhir yang diketahui. Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa semua delapan orang di dalam helikopter—enam penumpang dan dua awak—tewas dalam kecelakaan tersebut.

terburu-buru. Identitas para korban belum diumumkan secara resmi. Tim penyelamat, yang terdiri dari personel militer, petugas kepolisian, dan petugas tanggap darurat, terpaksa mengandalkan jalur darat untuk mencapai lokasi kecelakaan, sehingga upaya evakuasi terhambat akibat medan yang sulit dan keterbatasan akses.

Helikopter tersebut berangkat dari perkebunan milik Citra Mahkota, meskipun pihak berwenang belum segera mengungkapkan tujuan penerbangan tersebut. Penyebab kecelakaan masih belum diketahui, dan pihak berwenang diperkirakan akan meluncurkan penyelidikan menyeluruh setelah akses ke reruntuhan helikopter terjamin. Indonesia, sebuah negara kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau, sangat bergantung pada transportasi udara untuk menghubungkan wilayah-wilayah terpencil.

Namun, negara ini menghadapi tantangan keselamatan penerbangan yang terus-menerus, dengan beberapa insiden fatal tercatat dalam beberapa tahun terakhir. Pada Januari, sebuah pesawat turboprop yang disewa oleh Kementerian Perikanan menabrak gunung di Sulawesi, menewaskan seluruh 10 orang di dalamnya. Dalam insiden lain pada September la Tahun lalu, kecelakaan helikopter di Kalimantan Selatan merenggut delapan nyawa, sementara kecelakaan terpisah di Ilaga tak lama setelahnya menewaskan empat orang.