'My Own Last Supper' Karya Ismail Basbeth Memulai Syuting di Indonesia, Debut di JAFF
Liga335 – Matta Cinema Production dan Ruang Basbeth Bercerita telah memulai proses pengambilan gambar untuk film “My Own Last Supper,” sebuah drama keluarga Tionghoa-Indonesia yang disutradarai oleh Ismail Basbeth, yang filmnya yang berjudul “Sara” tayang perdana di Busan pada tahun 2023. Film yang diperkenalkan di Asian Content & Film Market di Busan pada bulan September ini memulai proses syutingnya selama 15 hari pada 27 November selama berlangsungnya Jogja-Netpac Asian Film Festival dan JAFF Market. Narasi film ini berpusat pada Encek, seorang duda berusia 76 tahun yang mengumpulkan anak-anaknya untuk makan malam terakhir, mengungkap memoar cinta, kehilangan, dan luka generasi yang terpendam sebelum memilih laut sebagai tempat reuni dengan almarhumah istrinya.
Kisah ini meneliti pencarian kehidupan dan identitas melalui lensa keluarga Tionghoa-Indonesia di tiga periode penting: 1960-an, 1970-an dan 1998, membahas trauma nasional yang belum terselesaikan dan kekerasan historis melalui narasi pribadi yang intim. Populer di Produksi yang menggunakan pendekatan realistis dengan artistik yang mendetail. c elemen untuk menciptakan kembali secara otentik empat periode waktu yang berbeda – 1960, 1970, 1998, dan 2017 – mulai dari tempat usaha sederhana hingga interior perumahan.
Desainer produksi senior Ong Hari Wahyu memimpin desain visual bersama dengan direktur seni Edy Wibowo, yang memenangkan penghargaan di Festival Film Bandung 2025. Tim kreatif juga mencakup perancang kostum pemenang penghargaan Festival Film Indonesia, Retno Damayanti, dan penata rias Faradila. Nicholas Anderson memerankan tokoh Encek muda, dengan Jessy Davita sebagai Encim muda.
Selama JAFF Market 2025, para pemeran melakukan promosi dengan membagikan permen asam jawa yang dibungkus merah kepada para pengunjung – sebuah tanda cinta simbolis yang ditampilkan dalam film. Proyek ini mempertemukan kembali Basbeth dengan direktur fotografi, Satria Kurnianto. Produser Chakalica Widyadipraja dari Matta Cinema Production menargetkan film ini akan dirilis pada tahun 2026.