Mantan Menteri Olahraga Indonesia Lega Menyerahkan Peran kepada Erick Thohir

Mantan Menteri Olahraga Indonesia Lega Menyerahkan Peran kepada Erick Thohir

Mantan Menteri Olahraga Indonesia Lega Menyerahkan Peran kepada Erick Thohir

Liga335 – TEMPO.CO, Jakarta – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo mengaku lega dan percaya diri atas penunjukan Erick Thohir sebagai penggantinya untuk masa jabatan 2025-2029.
“Saya merasa lega karena menteri yang baru adalah orang yang kredibilitasnya di dunia olahraga tidak perlu diragukan lagi,” kata Dito dalam acara serah terima jabatan di Jakarta, Kamis, 18 September 2025.

Berkaca pada masa jabatannya, Dito mengakui pengaruh Erick yang signifikan dalam karirnya. “Saya benar-benar merupakan produk dari bimbingan Erick Thohir di bidang olahraga. Jangan khawatir, gaya kepemimpinan kami mungkin mirip, tetapi dia mungkin lebih keras karena dia berasal dari Lampung, sementara saya dari Solo,” katanya.

Dito juga menyoroti peran Wakil Menteri Taufik Hidayat selama 11 bulan menjabat di bawah Presiden Prabowo Subianto. Ia memuji legenda bulutangkis tersebut sebagai salah satu wakil menteri terbaik di Kabinet Merah Putih.
“Bahkan ketika kami memiliki pandangan yang berbeda, kami selalu menyelesaikan masalah melalui diskusi.

Pak Menteri Erick juga demikian. Saya bersyukur memiliki wakil yang berprinsip dan suportif,” ujar Dito.
Melihat kembali pencapaiannya, Dito menunjuk pada kelanjutan program mantan menteri Zainudin Amali, yang meningkatkan tunjangan kinerja sebesar 70 persen.

Ia menyatakan optimismenya bahwa di bawah kepemimpinan Erick, tunjangan tersebut dapat meningkat lebih tinggi lagi.
“Kami terus memperkuat sumber daya manusia kementerian melalui pendidikan dan pelatihan. Sumber daya manusia yang kuat sangat penting jika kita ingin memajukan sektor kepemudaan dan olahraga,” tambahnya.

Acara ini dihadiri oleh beberapa mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, antara lain Adhyaksa Dault (2004-2009), Andi Alfian Mallarangeng (2009-2012), Agung Laksono (2012-2013), Roy Suryo (2013-2014), dan Zainudin Amali (2019-2023).