Seorang dokter spesialis umur panjang membagikan panduan singkat berolahraga 7 poin untuk mengatasi gaya hidup yang kurang aktif: Hitung langkah, tingkatkan kekuatan, dan masih banyak lagi
Liga335 – Untuk membantu kita melakukan hal-hal yang paling mendasar, Dr. Thomas Paloschi, seorang dokter spesialis umur panjang yang mengkhususkan diri dalam manajemen penuaan preventif dan kedokteran fungsional, mengunggah postingan di Instagram pada 1 Maret dan membagikan panduan singkat tujuh poin untuk diingat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari kita. Juga | Seorang ahli saraf dari Hyderabad mengungkapkan bahwa buah-buahan bukanlah camilan opsional, melainkan obat yang esensial, serta membagikan berapa banyak yang harus dikonsumsi setiap hari.
Berolahraga adalah bagian yang tak bisa ditawar-tawar dari gaya hidup sehat. Namun, dengan kehidupan kelas menengah perkotaan yang semakin sibuk dan cenderung tidak banyak bergerak, olahraga sering kali terabaikan. 1.
Hitung langkah Berjalan kaki adalah salah satu bentuk olahraga termudah yang memiliki manfaat kesehatan luar biasa. Seorang manusia rata-rata harus berjalan setidaknya 7.000 langkah setiap hari, menurut Dr.
Paloschi, yang secara pribadi berusaha berjalan 10.000 langkah setiap hari agar tetap bisa mencapai 7.000 langkah pada hari-hari ketika ia tidak merasa terlalu aktif.
Dalam kata-katanya sendiri, “Pastikan Anda berjalan setidaknya 7.000 langkah sehari. Ini adalah dosis efektif minimum untuk mengurangi angka kematian akibat segala penyebab.
Saya suka “Targetkan 10.000 langkah agar pada hari-hari ketika saya tidak terlalu aktif, saya tetap mencapai 7.000 langkah.
Namun, 7.000 langkah itu sangat realistis, dan hal itu benar-benar memberikan dampak.” 2.
Kurangi duduk “Duduk sebenarnya adalah ‘rokok baru’,” kata Dr. Paloschi, sambil mencatat bahwa penting untuk memecah periode duduk yang lama. Ia menyarankan berjalan kaki selama 10 menit setiap 50 menit duduk, serta menyadari gaya hidup sedentari seseorang.
3. Bangun kekuatan Latihan kekuatan adalah bagian krusial dari rutinitas olahraga. Seperti yang dijelaskan Dr.
Paloschi, hal ini membantu memperkuat otot dan struktur tulang yang mendukung tubuh. Latihan ini juga membantu memproduksi myokines, sitokin, dan hormon bermanfaat lainnya. Ia menyarankan angkat beban dua hingga tiga kali seminggu, sambil mencatat bahwa “ketika kita mengontraksikan otot-otot ini dengan beban berat, banyak hal terjadi di dalam otot tersebut.
” 4. Latihan Zona 2 Melakukan latihan aerobik intensitas rendah dan stabil dikenal sebagai latihan Zona 2. Menurut dokter, “Ini pada dasarnya adalah latihan kardio terbaik yang dapat Anda lakukan untuk “memaksimalkan kapasitas oksigen.
” Dr. Paloschi menjelaskan bahwa latihan zona 2 meningkatkan fungsi mitokondria dan membantu pembentukan mitokondria baru, yang pada gilirannya memperkuat latihan kardio. 5.
Latihan VO2 max zona 4-5 “Ini adalah latihan intensitas tinggi yang menggunakan latihan kardio. Jadi, berlari secepat mungkin, bersepeda sekuat mungkin dalam interval singkat,” jelas Dr. Paloschi.
“Saya biasanya berlatih dua menit sekuat tenaga, istirahat dua menit, berlatih dua menit sekuat tenaga, diulang empat kali.” 6. Dukung keseimbangan dan mobilitas Seiring bertambahnya usia, semakin penting untuk melatih pergelangan kaki, pinggul, tulang belakang, serta sendi dan otot di sekitarnya guna mendukung stabilitas.
“Ini akan membantu mencegah jatuh, yang merupakan alat luar biasa untuk umur panjang,” kata Dr. Paloschi. Ia menyarankan latihan keseimbangan dan mobilitas setidaknya 15 hingga 20 menit setiap dua hari, dengan memasukkannya ke dalam latihan kardio atau kekuatan.
7. Mainkan olahraga yang menyenangkan Memainkan olahraga yang disukai seseorang adalah cara terbaik untuk terlibat dalam aktivitas fisik. Dr.
Paloschi menyarankan Sebaiknya pilihlah aktivitas yang bisa dilakukan secara rutin, sehingga Anda dapat memperoleh semua manfaat dari gerakan dan olahraga tersebut. Catatan untuk pembaca: Artikel ini hanya bertujuan informatif dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat medis profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter Anda jika ada pertanyaan mengenai kondisi kesehatan.
Laporan ini didasarkan pada konten yang diunggah pengguna di media sosial. HT.com belum memverifikasi klaim-klaim tersebut secara independen dan tidak mendukungnya.