Selebriti Indonesia Ivan Gunawan Kembali untuk Proyek TV Baru Meskipun Ada Peringatan dari KPI
Liga335 – Jakarta. Selebriti dan desainer Indonesia Ivan Gunawan, yang lebih dikenal sebagai Igun, kembali ke Indonesia untuk proyek televisi baru, tanpa terpengaruh oleh peringatan terbaru dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Host pria tersebut menerima sanksi tertulis dari KPI atas penampilannya yang dianggap feminin saat membawakan acara TV pada 30 Oktober 2023.
Akibatnya, desainer mode tersebut dikeluarkan dari acara tersebut, mendorongnya untuk mengumumkan kepergian sementara ke Prancis pada Januari. Igun menjelaskan bahwa ia tidak terganggu oleh peringatan dari KPI dan menegaskan bahwa ke depannya, ia akan secara autentik menerima jati dirinya tanpa menimbulkan kerugian atau menyinggung orang lain.
“Tidak ada trauma.
Saya akan menjadi diri sendiri,” kata Ivan Gunawan di Jakarta pada Kamis. Programnya yang akan datang adalah acara Ramadan yang menampilkan penyanyi Ayu Ting Ting dan komedian Wendy Cagur. Igun menyebutkan bahwa setelah sebulan, ia akan kembali beraktivitas dan bekerja sebagai desainer.
“Saya akan menjadi bagian dari acara iftar (buka puasa) pr “Program selama sebulan,” ujarnya. Selain itu, Ivan menjelaskan rencananya untuk merayakan libur Idul Fitri di Uganda. “Alhamdulillah, selama Idul Fitri, saya akan pergi ke Afrika.
Saya ingin secara pribadi meresmikan masjid yang saya bangun di Afrika,” kata Igun pada Sabtu.
Mengakui kebutuhan persiapan yang matang, Ivan mengungkapkan tekadnya meskipun tidak ada hotel di sekitar area masjid. “Saya sedang mempersiapkan diri secara mental karena tidak ada hotel di sana.
Selain itu, tidak ada penyewaan mobil yang bagus. Jadi, saya benar-benar mempersiapkan diri secara mental sebelum pergi ke Afrika,” jelasnya.
Ivan Gunawan mengungkapkan bahwa masjid di Uganda telah beroperasi sejak awal 2023.
Selain berkunjung, ia berencana menyumbangkan kaligrafi Indonesia untuk memperindah interior masjid. Selain itu, Igun meminta doa agar perjalanannya lancar, mengungkapkan keinginannya untuk menyaksikan masjid yang ia bangun dan berinteraksi dengan ramah bersama masyarakat Uganda. Ia juga menyebutkan niatnya untuk menyediakan peralatan shalat bagi jamaah.
Melakukan ibadah salat di masjid.
Pada 12 Februari 2016, KPI mengeluarkan peraturan baru yang melarang program TV dan radio menayangkan konten yang menampilkan lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Andreas Harsono, jurnalis senior dan peneliti untuk Human Rights Watch, menentang peraturan ini dalam pertemuannya dengan KPI, tetapi komisi tersebut berargumen bahwa mereka hanya ingin melarang penggambaran gaya hidup LGBT dalam peraturan mereka, bukan individu LGBT secara keseluruhan.
“Mereka (KPI) mengakui bahwa mereka salah dalam meminta stasiun TV dan radio untuk menyensor pria dengan penampilan feminin,” kata Andreas dalam wawancara terbaru dengan . “Tetapi mereka mengatakan kepada saya bahwa mereka merasa terpaksa melakukannya karena keluhan dari pihak lain tentang penampilan orang-orang LGBTQ.