Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mobil nasional.
Liga335 – JAKARTA: Upaya Indonesia untuk memproduksi massal mobil merek dalam negeri pada tahun 2027 dianggap “sangat ambisius” oleh para ahli. Mereka mencatat bahwa model kendaraan listrik akan memerlukan pengeluaran fiskal yang berkelanjutan dan kompetensi teknis yang jauh lebih kuat daripada yang dimiliki negara saat ini. PT Pindad, perusahaan manufaktur pertahanan milik negara yang ditugaskan mengembangkan proyek ini, menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional pekan lalu untuk membangun ekosistem industri, melakukan riset bersama, dan mengembangkan kemampuan sumber daya manusia.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy mengatakan dalam pernyataan bahwa, terlepas dari kelebihan dan kekurangannya, negara ini “telah mengambil langkah besar” untuk mengembangkan prototipe mobil nasional, proyek yang akan dilanjutkan oleh Pindad. Presiden Prabowo Subianto telah menugaskan Pindad untuk memproduksi mobil nasional tersebut dalam upaya mempercepat kemampuan industri dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada impor.