Indonesia memperingati Hari Kesehatan dengan fokus pada pencegahan dan kesejahteraan.

Indonesia memperingati Hari Kesehatan dengan fokus pada pencegahan dan kesejahteraan.

Indonesia memperingati Hari Kesehatan dengan fokus pada pencegahan dan kesejahteraan.

Liga335 – Indonesia memperingati Hari Kesehatan Nasional dengan fokus pada pencegahan dan kesejahteraan Berita terkait: Pemerintah akan memperluas program skrining TB terintegrasi untuk menekan penyebaran
Berita terkait: Gibran menekankan kesadaran kesehatan mental setelah insiden di sekolah Jakarta Jakarta (ANTARA) – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan Hari Kesehatan Nasional ke-61 Indonesia menjadi pengingat untuk memperbarui komitmen dan optimisme masyarakat dalam mendorong transformasi kesehatan, terutama melalui langkah-langkah pencegahan dan promosi.Dalam pidatonya di Jakarta pada Rabu, Sadikin mengatakan program skrining kesehatan gratis (CKG) pemerintah merupakan salah satu inisiatif unggulan yang mendukung tujuan tersebut.Hari Kesehatan Nasional ke-61 diperingati dengan tema “Generasi Sehat untuk Masa Depan yang Gemilang.

” Ia mencatat bahwa dari sekitar 280 juta penduduk Indonesia, sekitar 240 juta hingga 250 juta orang dalam kondisi sehat, sementara sisanya menderita berbagai penyakit. Namun, ia mengatakan, sistem kesehatan negara sering lebih fokus pada pengobatan orang sakit daripada perlindungan kesehatan orang sehat.“Orang sehat harus.

” “Mereka perlu dilindungi agar tidak sakit,” kata Sadikin, menambahkan bahwa penyakit dapat mengurangi produktivitas dan meningkatkan pengeluaran pribadi untuk obat-obatan dan perawatan rumah sakit. Ia mengatakan kunci hidup sehat sangat sederhana: menjaga pola makan seimbang, cukup istirahat, berolahraga secara teratur, dan menumbuhkan pola pikir positif.Menteri tersebut juga mencatat bahwa banyak orang dewasa kurang beraktivitas fisik, yang dapat menyebabkan obesitas, yang pada gilirannya dapat menyebabkan hipertensi dan gula darah tinggi.

Ia mengatakan ia dan dua wakil menterinya berencana untuk menjadi teladan dengan menjaga berat badan yang sehat. Sadikin mendesak masyarakat untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin, idealnya sekali atau dua kali setahun. Ia juga menekankan pentingnya kesejahteraan mental, mendesak orang untuk mengelola stres, mengenali batas pribadi, dan mempraktikkan kesadaran diri.

“Jangan terlalu memikirkan masalah yang terasa terlalu sulit. Dan jangan lupa berdoa atau meditasi — itu membantu menjaga keseimbangan mental,” katanya.Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan dampak program CKG mungkin tidak langsung terasa.

Saat ini belum terlihat, tetapi akan memberikan manfaat jangka panjang. Dia menjelaskan bahwa banyak peserta yang tampak sehat ternyata memiliki kondisi yang belum terdiagnosis, seperti diabetes, dan menambahkan bahwa deteksi dini memungkinkan pengobatan yang tepat waktu.